Triumph Bonneville – Sepeda Motor Selama Masa

Triumph Bonneville - Sepeda Motor Selama Masa

Bayangkanlah satu sepeda motor yang jenis serta performanya tidak pernah diragukan. Mungkin saja kamu bakal menebak sebagian type dari Harley Davidson, mungkin saja juga dari pabrikan Jepang, Italia atau Jerman. Namun apakah kamu pernah memikirkan satu sepeda motor bikinan Inggris? Karna Triumph Engineering Co Ltd merupakan pabrikan sepeda motor dari Inggris yang bertempat di Meriden, Coventry, dan telah memiliki varian terbaik untuk sepeda motor selama jaman ini adalah bernama Triumph Bonneville. Nama Bonneville di ambil dari nama danau garam di Salt Lake City, Utah, AS, dimana danau garam ini banyak dipakai untuk tempat eksperimen ataupun pemecahan rekor kecepatan kendaraan darat. Tidak bisa disangkal, Triumph Bonneville yaitu sepeda motor modern-klasik, yang disebut kombinasi prima dari style yang simpel, performa serta handling yang sempurna, dan style aristokrat Inggris yang eksotis. Triumph Bonneville sangat popular karna senantiasa unggul apabila dikomparasi dengan merklain sekelasnya.

Triumph Bonneville awal kali di produksi pada th. 1958, kemampuan 650cc dengan nama type T120. T120 bermesin 4 langkah 2 silinder paralel, dengan kemampuan 650cc serta mempunyai daya 46hp pada 6700rpm. Girboks 4 tingkat kecepatan, terpisah dengan mesin serta tempat tinggal kopling, dan berpendingin hawa. Suspensi depan sudah memakai system teleskopik serta suspensi belakang memakai lengan ayun dengan dua peredam kejut (dual shock). Tuas pemindah gigi ada di samping kanan, sedang tuas rem belakang ada di samping kiri. Dengan berat 175kg, varian awal ini masih tetap memakai rem teromol (drum) pada ke-2 rodanya. T120 versus awal ini di bangun dengan body serta rangka memakai Triumph Tiger T110, dengan tanki oli samping kanannya atau di kenal jadi jenis frame duplex. Inilah sosoknya :

T120 memiliki sebagian pesaing, diantaranya Norton Dominator 88 serta BSA Rocket. Satu tahun lebih lalu Kawasaki melaunching Kawasaki Meguro W1-650, disusul Yamaha XS650 yang legendaris pada awal 70-an. Awal th. 60-an, jenis T120 sedikit beralih, masih tetap memakai tanki oli mesin dengan speedometer terpisah serta tutup karet pada suspensi depan. Harga triumph baru untuk saat ini menyentuh angka ratusan juta rupiah.

Triumph Engineering sesungguhnya sudah dibeli oleh BSA pada th. 1951, namun baru pada th. 1968 mereka buat product berbarengan dengan nama berlainan. Product hasil kerjasama ini berbentuk sepeda motor 3 silinder 750cc OHV berpendingin hawa, dengan daya 58hp pada 7500rpm. Berikut ini rencana awal sebagai cikal akan superbike, dengan cita rasa sport yang kental dibarengi tenaga yang besar. Oleh BSA, kuda besi ini dinamakan BSA Rocket III, sedang oleh Triumph Engineering dinamakan Triumph Trident. Product ini selekasnya diikuti oleh Honda yang melahirkan Honda CB750 juga oleh Norton Villiers yang melahirkan Norton Commando. Pasar sepeda motor dunia terlebih di AS pada akhirnya dipengaruhi oleh style superbike sporty yang bertenaga serta nyaman untuk manuver. Efeknya, meskipun sesungguhnya Triumph Bonneville tidak ditujukan untuk berkompetisi di kelas superbike, tetapi untuk penuhi keinginan pasar, pada akhirnya mulai sejak th. 1970 Triumph Bonneville naik kemampuan jadi 750cc. Karna naik kemampuan T120 bertukar nama jadi T140, dengan varian awal mempunyai kemampuan 724cc, girboks 4 kecepatan serta masih tetap memakai mesin yang sama cuma saja kemampuan silinder yang ditingkatkan. Tanki oli tak akan ada di bagian kanan body, tetapi sudah jadi satu dengan rangka sepeda motor. T140 varian awal ini masih tetap memakai rem teromol di ke-2 rodanya serta masih tetap memercayakan kickstarter. Satu tahun lebih lalu, T140 generasi awal ini dinaikkan lagi kemampuannya jadi 744cc, roda depan memakai rem cakram tunggal, serta tuas pemindah gigi dipindah ke samping kiri, diganti dengan tuas rem belakang untuk penuhi regulasi di AS. T140 generasi ke-2 ini diperlengkapi girboks 5 kecepatan serta mempunyai daya lebih rendah di banding Trident/Rocket, yakni sebesar 49hp pada 6. 500rpm. Tetapi demikian, Bonneville lebih disenangi karna torsi yang semakin besar, handling yang tambah nyaman untuk penggunaan keseharian, serta masih tetap dapat dihandalkan diluar jalan raya.