2018 Toyota Yaris Hatchback Review Indonesia

2018 Toyota Yaris Hatchback merupakan mobil sedang produksi perusahaan otomotif Toyota dengan desain sporty, performa mesin, dan jaminan keselamatan serta konsumsi bahan bakar yang optimal. Untuk Indonesia 2018 Toyota Yaris dipasarkan dalam tiga tipe, yaitu E, G dan TRD Sportivo dengan pilihan transmisi manual dan otomatis.

2018 Toyota Yaris Hatchback Review Indonesia

2018 Toyota Yaris Hatchback dilengkapi fitur Standar Entune Audio dengan layar sentuh yang bisa dikoneksikan dengan USB atau Bluetooth. Fitur ini menerapkan teknologi canggih yang mampu mengenali suara untuk membuat anda merasa selalu ada teman untuk membimbing sepanjang perjalanan dan membantu Anda ke tempat tujuan dengan  lebih mudah. Dengan teknologi Bluetooth, Anda juga dapat membuat atau menerima telepon tanpa perlu memegang telepon. Dengan Bluetooth anda juga dapat menikmati musik streaming musik.

Pada 2018 Toyota Yaris Hatchback juga tersedia fitur Entune Audio Plus yang terkoneksi dengan aplikasi navigasi. Fitur ini membantu Anda menemukan lebih mudah menemukan jalan dan tujuan yang ingin akan tuju. Sistem ini Scout GPS Link App, yang dipasang pada HP untuk memberi petunjuk arah belokan demi belokan hingga sampai tujuan. Berbagai fitur dan teknologi yang terdapat pada mobil ini dapat anda baca di 2018 Toyota Yaris Hatchback Review sebagai referensi tambahan untuk mengetahui lebih banyak tentang mobil ini.

Standar Toyota Safety Sense pada Toyota Yaris Hatchback

Untuk sistem keamanan 2018 Toyota Yaris Hatchback menggunakan Standard Pre-Collision System yang mampu mendeteksi risiko tabrakan. Pre-Collision System (PCS) menggunakan kamera dan laser yang terintegrasi atau radar untuk mendeteksi kendaraan lain dan risiko tabrakan, dengan mengirim peringatan audio dan visual. Ketika ada risiko tabrakan dan anda menggunakan rem, sistem PCS akan menerapkan kekuatan tambahan dengan menggunakan Brake Assist. sebaliknya, jika anda tidak menginjak rem, maka PCS secara otomatis akan mengerem rem untuk membantu mengurangi kemungkinan risiko tabrakan secara frontal.

Sumber: Primary Car