Pergi Ke Masjid Kabupaten Pasuruan Jawa Timur

Pergi Ke Masjid Kabupaten Pasuruan Jawa Timur

Pergi Ke Masjid Kabupaten Pasuruan Jawa Timur

Pergi Ke Masjid Kabupaten Pasuruan Jawa Timur

Pak Rais memiliki seorang anak yang berada di Pasuruan, keberadaannya sebenarnya karena mengikuti istri dari anaknya Pak Rais yang memang asli orang Pasuruan. Sebenarnya dia tidak rela jika anaknya jauh dari tempat tinggalnya, maklum dari rumah Pak Rais ke rumah anaknya membutuhkan perjalanan setidaknya 8 jam jalur darat. Tapi karena itu adalah pilihan dari sang anak untuk tetap tinggal berasama istrinya apalagi sang istri merupakan anak terakhir dari 3 bersaudara atau orang jawa mengenalnya anak ragil. Terlebih, putra Pak rais di Pasuruan sana menjadi pengurusu Masjid berarti dia tidak hanya merawatnya saja tapi juga membuat agar Masjid itu tetap berisikan lantunan ayat suci Al Quran. Sehingga karena putra Pak Rais inisudah 20 tahun lebih tinggal di pondok pesantren maka tidak akan menjadi kesulitan untuk membuat Masjid tetap berisikan anak anak yang suka mengaji. Hidupnya ini tepat di Kota Pasuruan yakni di Bangil yang merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Pasuruan. Seperti diketahui, kabupaten Pasuruan ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Sidoarjo di utara dan Probolinggo di Timur. Sementara, dataran gunung tengger merupakan kompleks wisata dengan gunung bromo merupakan atraksi wisata utama dari kabupaten Pasuruan ini.

Kehidupan di pasuruan sendiri sangat kompleks, karena tidak hanya suku jawa yang dominan dari masyrakat di sana, karena ada juga suku Madura yang banyak tinggal di sana. SelainĀ  itu, masyarakat suku Tengger juga masih banyak dengan hidup di kawasan peguinungan Tengger ini terutama di Kecamatan Tosari. Pak Rais waktu itu, ingin sekali mengunjungi putranya disana dengan sudah menyewa mobil travel di Kotanya untuk membawa keluarga besarnya mengunjungi putra pertamanya ini. Dia banyak sekali mengambil tempat istirahat terutama di Masjid yang sangat dia inginkan untuk mendinginkan dirinya saat berada dalam panasnya perjalanan kea rah timur. Sejauh mata memandang memang disajikan dengan keindahan alam ciptaan Tuhan. Yang juga harus di syukuri adalah tidak adanya kemancetan saat masuk di Kota Bangil Pasuruan, kelihatannya tidak lama lagi mereka akan sampai di rumah putra pak Rais yang memang berdekatan dengan Masjid Bangil.

Kedatangan keluarga besar ini langsung disambut baik oleh keluarga besar istri dari putranya Paj Rais, mereka disambt dengan sejumlah makanan khas dan budaya yang ada di Pasuruan. Karena itula mereka bisa betah dan merasa hidup di daerahnya sendiri melihat keramahan masyarakat Bangil disana. Tidak ada yang asing memang, setelah satu tahun mereka lama tidak bertemu kecuali Pak Rais yang segera menerima cucu pertamanya dari putra pertamanya ini. Kehidupan mereka akan sangat bahagia tentunya dengan akan hadirnya cucu yang sangat ditunggu ini.